Instalasi Ubuntu 9.04



SEJARAH SINGKAT UBUNTU
Dikutip Dari http://tryfatur.blogspot.com
Nama Ubuntu di ambil dari sebuah konsep ideologi Afrika Selatan. "Ubuntu" yang berarti "Rasa keprimanusiaan terhadap sesama manusia". Ubuntu juga berasal bisa berarti "Aku ada karena keberadaan kita semua". Tujuan distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu kedalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan DEBIAN dan memiliki interface desktop GNOME. Proyek Ubuntu disposori oleh Calonical Ltd (Perusahaan milik Shuttleworth)

Ubuntu 9.04
Ubuntu release pada tanggal 23 April 2009. Codename dari Ubuntu 9.04 adalaj "Jaunty Jacklope" sedangkan versi terakhir sebelum 9.04 adalah 8.10 dengan codename Intrepid Ibex. Terdapat 3 versi yang tersedia di versi 9.04 yaitu Desktop, Sever dan Netbook Remix dengan menggunakan GNOME 2.26. Sistem notifikasi baru, booting lebih cepat, dukungan file system ext4 dan Linux Kernel 2.6.28 adalah beberapa fitur unggulan versi 9.04. Dalam versi ini sendiri akan di support untuk cloud computing dan diberikan fasilitas security update rutin selama 18 bulan. 9.04 yang berarti release pada April 2009, begitu juga dengan versi lainya.
Ubuntu 4.10 "Warty"
Ubuntu 5.04 " Hoarty"
Ubuntu 5.10 "Breezy"
Ubuntu 6.06 "Dapper"
Ubuntu 6.10 "Edgy"
Ubuntu 7.04 "Feisty"
Ubuntu 8.04 "Hardy"
Ubuntu 8.10 "Intrpid"
Ubuntu 9.04 "Jaunty"
Ubuntu 9.10 "Karmic"

Kelebihan dari Variant SO Ubuntu

  1. Ubuntu Server
Varian sistem operasi Ubuntu Server ini sangat baik digunakan untuk melayani kebutuhan komputasi berskala server. Ubuntu server sangat memudahkan untuk melakukan deploy server dengan fasilitas internet seperti: mail, web, DNS, file serving hingga manajemen database. Sebagai keturunan dari disribusi Debian, karakter alami dari Ubuntu Server adalah faktor keamanan. Ubuntu Server tidak membiarkan keberadaan port yang terbuka setelah instalasi.

  1. Kubuntu
Kubuntu adalah official derivative dari Ubuntu yang menggunakan KDE sebagai desktop environment, bukan GNOME sebagaiaman yang digunakan Ubuntu. Kubuntu tersedia untuk arsitektur PC 32-bit, 64-bit, dan Mac.

  1. Xubuntu
Sebagai official devirative Ubuntu yang menggunakan desktop environment Xfce, Xubuntu dirancang sebagai "paket hemat" dari Ubuntu. Xubuntu ditujukan bagi pengguna yang memiliki spesifikasi hardware komputer yang lebih rendah. Xubuntu tersedia untuk PC 32-bit dan 64-bit. Spesifikasi hardware minimal adalah RAM 128 MB untuk menjalankan desktop CD, dan 192 MB untuk instalasi, serta ruang kosong harddisk minimal 1,5 GB (hanya separuh dari kebutuhan minimal Kubuntu).

  1. Edubuntu
Edubuntu merupakan salah satu distro Linux yaitu sebuah sistem operasi linux dan program-program lainnya. Distro berisi antara lain kernel atau inti sistem operasi Linux, program berbasis TUI (text user interface) atau CLI (command line interface) dan GUI (graphic user interface).
Kelebihan Linux Edubuntu
•cara instalasi relatif lebih mudah
•berbentuk sebuah CD dan antara distro Ubuntu, Edubuntu dan Kubuntu bisa saling melengkapi. Misalnya jika kita sudah menginstal Edubuntu di komputer, maka kita dapat menambah program – program berbasis KDE yang ada di Kubuntu dan sebaliknya.
•keamanan pada Sistem operasi Linux lebih unggul. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, malware, dsb. Bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien.
•Linux pada umumnya juga mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux.
Kekurangan Linux Edubuntu
• Butuh pembiasaan pada user untuk dapat menggunakan Edubuntu apabila user masih lebih terbiasa dengan windows.
• Bila dibandingkan Windows, Proses instalasi software / aplikasi tidak semudah di Windows. Begitu juga dalam menginstal Hardware lainnya. Dan pada proses instalasi akan lebih baik jika komputer yang digunakan terkoneksi dengan internet.
• Terdapat beberapa aplikasi pada Edubuntu masih butuh penyempurnaan untuk dapat digunakan dengan baik, yaitu antara lain aplikasi – aplikasi multimedia. Butuh penyempurnaan untuk dapat membuka file bertipe mpeg dan sebagainya.
• Begitu Edubuntu diinstal, belum dapat langsung bisa membaca atau membuka file harddisk yang menggunakan sistem file NTFS, hal itu dikarenakan sistem pemberkasan file pada Linux dan Windows berbeda.

  1. Gobuntu
Gobuntu merupakan derivative Ubuntu yang ditujukan bagi para pengguna dengan level kemampuan sebagai developer dan pengembang sistem, yang berniat membuat sendiri distribusi free software berbasis Ubuntu. Maksud dari disertakannya full source tersebut jelas, yakni memberi kesempatan bagi pengembang untuk melakukan modifikasi program dan meredistribusikan hasilnya.

  1. Ubuntu
Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak penggunanya. Dokungan komunitas yang besar mendorong Ubuntu terus berkembang semakin luas. Selain itu dukungan komersil dari Conanical, LTD turut mendongkrak pertumbuhan distro yang berbasis Debian ini.Kini pada versi terbarunya Ubuntu menawarkan banyak keunggulan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kecepatan waktu booting yang dibuthkan kurang dari 25 detik. Waktu 25 detik ini dihitng mulai dari memilih menu pada grub loader hingga muncul tampilan login. Dari sisi tampilan, kini Ubuntu 9.04 memiliki design login baru. Begitu juga dengan themes yang hadir dengan tiga macam pilihan design baru. Pada themes-thems ini waran hitam dan abu-abu terasa lebih dominan bila dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya. Lingkungan Desktop yang digunakan sudah menggunakan Gnome 2.26.0. Dukungan terhadap perangkat jaringan juga semakin baik. Kini bagi mereka yang biasa terkoneksi ke internet menggunakan Wi-Fi atau perangat 3G akan merasakan kemudahan perpindahan dari 3G ke Wi-Fi atau sebaliknya dengan sangat mudah.

  1. Ubuntu (Sabily)
Sabily adalah sitem operasi yang bersifat open source yang dikembangkan untuk seluruh umat muslim di seluruh dunia. Sebelumnya Sabily dikembangkan dengan kode name Ubuntu ME (Muslim Edition), saat ini telah berganti nama menjadi Sabily 9.04. Adapun kelebihan dari sabily yaitu adanya software islamic yang sangat powerfull untuk digunakan dalam aktifitas sehari-hari.

Beberapa software ataupun fitur utama Sabily antara lain sebagai berikut :
  • Zekr dan Quran recitations adalah aplikasi pembelajaran Al-quran beserta tilawahnya.
  • Minbar adalah aplikasi pengingat waktu sholat
  • Mus-haf Othman aplikasi Al-quran Browser Othman
  • Monajat adalah aplikasi hadist yang tampil pada waktu-waktu tertentu
  • Hijra adalah aplikasi kalender islam
  • Webstrict adalah aplikasi memfilter halaman web dari situs kurang baik
  • Thwab adalah aplikasi ensiklopedi
  • Dukungan tehadap bahasa Arab.
Dalam proses penginstalannya pun tidak jauh berbeda dengan cara menginstal Ubuntu.

  1. Ubuntu Studio
Distribusi Ubuntu yang dirancang khusus untuk pengguna dari kalangan profesional dalam kreasi dan multimedia editing. Ubuntu studio menyertakan aplikasi-aplikasi multimedia open source secara built-in di dalam sistemnya, meliputi CinePaint, GIMP, Inskscape, Blender, PiTiVi, Kino, dan Ardour2 – Multitrack recorder/editor.

  1. Ubuntu JeOS
Ubuntu JeOS (baca: "juice") adalah sistem operasi yang memiliki konsep sebagai varian dari Ubuntu yang efisien dan dikonfigurasi untuk keperluan Virtual Appliances. Rilis pertama JeOS adalah Ubuntu JeOS 7.10 (Gutsy Gibbon) dan akan segera diikuti dengan rilis berikutnya, JeOS 8.04 (Hardy Heron).

  1. Mythbuntu
Mythbuntu adalah sistem kombinasi yang merupakan turunan dari Ubuntu dan MythTV. Mengikuti prinsip kerja yang digunakan KnoppMyth (Knoppix – MythTV) dan MythDora (MythTV – Fedora), Mythbuntu didesain untuk mempermudah instalasi MythTV pada perangkat home theater PC.

  1. Ubuntu mobile edition
Versi portable sistem operasi Ubuntu untuk platform mobile internet devices. Ubuntu mobile edition merupakan sistem fully open source yang menjanjikan pengalaman mengesankan dalam menggunakan teknologi web 2.0 lewat perangkat mobile: web browsing, email, media, digital camera, VoIP, instant messaging, GPS, blogging, digital tv, games, contacts, dates/calendar, simple software updates … dan seterusnya, dan seterusnya.

PERBEDAAN ANTARA UBUNTU SERVER dan UBUNTU DESKTOP
  • GUI dan TUI
Ubuntu Server lebih mengutamakan perintah perintah dasar untuk menggunakannya. Tetapi Ubuntu Desktop lebih bergrafik. Atau lebih nyaman untuk digunakan.
  • Paket Pengistallan
Jika di dalam Ubuntu Server, paket penginstallan akan lebih banyak untuk Admin Server. Tetapi untuk Ubuntu Desktop version terdapat software software umum, seperti Open Office dan lainya.

GNU GRUB (GNU NOT UNIX GRAND UNIFIED BOOTLOADER )
GNU GRUB ( "GRUB" for short) adalah boot loader dari paket GNU Project. GRUB merupakan acuan pelaksanaan Multiboot Spesifikasi, yang memungkinkan pengguna untuk memiliki beberapa sistem operasi pada komputer mereka sekaligus, dan untuk memilih salah satu untuk menjalankan ketika komputer dimulai. GRUB dapat digunakan untuk memilih dari berbagai gambar yang tersedia pada kernel tertentu partisi dari sistem operasi, serta melalui waktu boot parameter kernel seperti itu. GNU GRUB dikembangkan dari paket yang sebelumnya bernama Grand Unified Bootloader . GRUB biasa digunakan pada sistem oprasi Unix. GNU menggunakan sistem operasi GNU GRUB sebagai boot loader, sebagai cara yang paling umum-tujuan distribusi Linux. Solaris telah digunakan sebagai bootloader GRUB pada sistem x86 sejak Solaris 10 1 / 06 luncurkan.

Insatalasi Ubuntu Desktop Version 9.04 (Jaunty Jacklope)

System Minimum :
RAM : 64 Mb (256 Mb)
Harddisk : 1 Gb (5 Gb)

Seperti biasa, disini saya menggunakan sebuah aplikasi virtualisasi yaitu VMware versi 6.02.

  • Langkah pertama – Pemilihan Bahasa
Langkah ini diperlukan untuk bahasa yang digunakan selama insatalsi dan selama penggunaan sistem Operasi Ubuntu

  • Langkah Kedua – Pemilihan Tipe Instalasi
Maksud dari pilihan atau option di atas adalah
-Try Ubuntu Without any change in your computer……Anda akan mencoba instalasi Ubuntu tanpa menggagu system yang ada pada komputer sebelum instalasi.
-Install Ubuntu…Penginstalasi dari awal, kita akan memilih yang ini.
-Check disk for defect….melakukan chek disk.
-Test Memory…. pengecekan RAM atau device lainya.
-Boot from first hardisk….instalsi tidak akan dimulai jika ini di pilih karena system akan membaca Sistem Operasi yang lama atau yang sedang digunakan.
Pilih Install Ubuntu

  • Langkah Ketiga – Pemilihan bahasa
Langkah ini diperlukan untuk bahasa yang digunakan selama insatalsi dan selama penggunaan sistem Operasi Ubuntu.
Pilih English dan Forward.

  • Langkah Keempat – Pemilihan Zona Waktu
Pilihlah Region : Asia dan City : Jakarta kemudian Forward

  • Langkah Kelima – Keyboard Layout
Step ini di gunakan untuk tampilan atau layout keyboard yang anda gunakan.
Gunakan yang default saja, pilih Forward.

  • Langkah Keenam – Pembuatan Partisi
Maksud dari pilihan diatas adalah
-Use Entire Disk…Ubuntu akan menggunkan seluruh bagian partisi tanpa di bagi bagi
-Specify partitions manually (advance)….Pilih options ini untuk membagi bagi partisi yang anda punya.
Pilih Forward.

  • Langkah Pembuatan Partisi
Setelah masuk ke jendela 'Prepare partition' pilih New Partition table
Pilih Continue
Setelah terlihat 'Free Space' kemudian klik 'New Partition'
Yang pertama, buat partisi dengan kapasitas 5 Gb dengan Mount Point "/" atau root ini adalah bagian penting dalam pembuatan partisi dalam Ubuntu.
Yang kedua, buat baru kemudian isi dengan 1024 atau 1Gb(2xKapasitas RAM). Pada opsi Use as ganti dengan swap area.
Yang ketiga, gunakan sisa yang ada buat dengan Mount Point "/home".
Setelah selesai maka akan terlihat seperti gambar di atas.Klik Forward.

  • Langkah Ketujuh – Pengisian data diri
Isi kolom kolom yang ada dengan informasi yang anda miliki.Klik Forward
Jika password anda kurang baik,maka akan keluar window seperti ini.

  • Langkah Kedelapan – Ready To Install
Ini merupakan step terakhir penginstalan Ubuntu, klik Install.

Instalasi Ubuntu Server 9.04

Ubuntu 9,04 Server Edition mendukung dua (2) arsitektur besar : Intel x86 dan AMD64. Tabel di bawah ini daftar hardware spesifikasi yang direkomendasikan. Tergantung pada kebutuhan, Anda dapat mengatur dengan kurang dari ini.

RAM : 128 MB
HARDDISK
SYSTEM INTI = 500 MB
SOFTWARE SERVER = 1 GB

1. Langkah Pertama
2. Pemilihan Tipe Instalasi
3. Pilihlah kembali sebuah bahasa
4. Memilih lokasi
5. Pilih layout keyboard (Anda akan diminta untuk menekan beberapa tombol, dan installer akan mencoba untuk mendeteksi layout keyboard Anda berdasarkan tombol ditekan Anda)
6. Installer memeriksa CD instalasi, hardware anda, dan mengatur jaringan dengan DHCP jika terdapat DHCP server dalam jaringan
7. Masukkan nama host. Dalam contoh ini, sistem ini disebut server1.example.com, jadi saya masukkan server1
8. Sekarang anda harus membuat partisi hard disk. Untuk kemudahan untuk saya memilih "Guided – use entire disk and ste up LVM" hal ini akan membuat satu grup dengan dua volume logikal volume, satu untuk / file system dan satu untuk swap (tentu saja, pembuatan partisi terserah anda jika Anda tahu apa yang Anda lakukan, Anda juga dapat mengkonfigurasi partisi secara manual).
10. Memilih hard disk yang anda ingin buat partisinya
11. Bila Anda ditanya "Write the changes to disk and configure LVM ?" jawab YA
12. Jika Anda memilih "Guided – use entire disk and ste up LVM", partitioner yang akan membuat satu grup besar volume yang menggunakan semua ruang disk. Sekarang Anda dapat menentukan berapa banyak ruang disk yang harus digunakan oleh volume logikal untuk / dan swap.
13. Setelah selesai, tekan Ya bila Anda ditanya "Write the changes to disk ?"
14. Setelah itu, Partisi baru akan dibuat dan format
15. Sisitem Inti akan di masukan
16. Buat user, misalnya user Administrator dengan nama user administrator (tidak menggunakan nama user admin karena merupakan nama cipta pada Ubuntu 9.04)
17. Masukan password, usahakan dengan password yang sulit
18. Saya tidak perlu yang dienkripsi direktori pribadi, jadi saya memilih Tidak ada di sini:
19. Berikut paket paket manajer untuk mendapatkan APT dikonfigurasi. Biarkan HTTP proxy kosong kecuali anda menggunakan server proxy untuk terhubung ke Internet
20. Saya lebih suka update secara manual ke server karena itu saya memilih Tidak otomatis. Tentu saja, terserah kepada Anda apa yang Anda pilih di sini.
21. Pilih beberapa paket paket Software Untuk server yang sekiranya penting.
22. Instalasi di lanjutkan
23. Instalasi Grub
24. Penginstallan selesai

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Instalasi Ubuntu 9.04"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan jejak